My friends need me more than my loneliness rite now :)

Posted in The Essence of Life | No Comments »

Hi. Back to write some more on this blog :) i was doing this *Easter edition* video editing tonight, while mostly of my friends are online too. Catch up a lil bit with them. Since this is a long weekend which we’ll gonna have till Sunday. Honestly sih, tadi pas lagi mulai ngedit video ini, aku lagi ngerasa kesepian. Since this is a long weekend, haha. Tapi Tuhan kirim beberapa temen yg nemenin aku ngobrol beberapa jam ini. And it makes me feel not so alone anymore :) And i realize :

My friends need me more than my loneliness rite now :) sit and contemplate

Why did i said that ? Karena lewat beberapa chit-chat malem ini, i realize, that my life wouldn’t be myself anymore. But more likely to care about others too. Bahwa banyak temen, banyak orang, yang butuh didengerin, dikuatin, dan ditemenin. Dan melalui mereka juga, aku dapet kekuatan, karena di sanalah aku melihat, banyak cara Tuhan bekerja, buat mewarnai hidup setiap orang. Bahwa banyak cara Tuhan menyentuh hati setiap manusia. Buat menguatkan mereka, menyertai mereka, dan bahkan mengajar mereka.

This is a Good Friday, also. Tadi balik dari gereja dengan beberapa pemikiran. Bahwa apa yg udah Tuhan lakuin dalam hidupku, begitu amat sangat nyata. Dari mulai kejadianku yang ajaib, sampe ke setiap langkah sulitku, dan anugrah yang selalu Tuhan taruh dalam hidupku.  Dan saat ini aku semakin menyadari, bahwa dalam setiap langkah sulitku, yang keliatannya hampir mustahil bisa diselesaiin, hampir bisa dikata terlalu sulit buat dilalui, bahwa dalam semuanya itu, Dia menyertai :) Di saat aku menangis, Dia ada disana, mendampingi, dan bahkan, menjagaku. Waktu aku seneng, Dia ada disana, ikut tersenyum.

That’s why, this loneliness shouldn’t be hitting me rite now. Since i had so

many friends. Which is there. To share their feelings, to get courage. And i’ll be there. Karena aku mau jadi alat yg Tuhan pakai, buat memberikan senyuman, memberikan kekuatan, dalam hidup mereka yang ada di sekitarku :) As He first loves me so, that i’m gonna live my life for You :)

To you, who is burdened, who is hurt, who is troubled, percaya deh, Tuhan punya rencana yang indah yang sedang Dia kerjakan di dalam hidupmu. You may not see the rainbow rite now, maybe it is a thunderstorm rite now, but have faith, that you’ll gonna see rainbow, a beautiful one, in your life. Keep faith, heads up, and be strong. Because He is strengthen you through out you sorrow and happiness :)

Happy Good Friday, pals.
smoga kasihNya menjadi smakin nyata dalam hidup kita :D

I LOVE teaching early childhood ^^

Posted in Daily Jobs, The Essence of Life | No Comments »
the earth

the earth

i LOVE teaching early childhood !! ^_-

Boredom Struck

Posted in The Essence of Life | No Comments »

Boredom struck. Udah seminggu ini kena *boredom struck*. Rasanya mo kerja ga mood banget. Berasa stuck di rutinitas yang begini² aja. Pagi, bangun, mandi, siap² ke kantor, maen sama cassie bentar, berangkat, ngantor sampe jam 5 lebih, balik kos, maen lagi sama cassie bentar, makan malem, nonton tv bentar ato maen nds bentar ato baca buku bentar, sampe akhirnya ketiduran, bobo, dan besoknya rutinitasnya berulang lagi kaya gitu. Ckckck. Sound so boring banget dah tuh rutinitasku. Sabtu – Minggu ? Paling beda² tipis lah. Ditambahin acara sekolah minggu & ke gereja, n beberapa acara beberes kamar. Arrggghhhh… saya BOSAN !

i am bored

i am bored

Hihihihi, benernya sih bosennya karena kayanya ga ada tantangan baru. Di kerjaan kok rasa²nya gitu² aja. Nothing improved. Haihz. Kaya berasa jadi tukang ketik script doang *geleng² kepala*.  Tiap hari kayanya ga memulai hari dengan *sesuatu* yg baru. Karena ritme kerjaku yang kayanya ada switch on-off nya *geleng²*. Pas aku ga butuh liburan, di*paksa* libur sama kantor, pas i need a day-off just to refresh my mind.. aku nya ga bisa taking a day-off since we dont have annual leave. Seakan dipaksa bekerja saat tombol moodku menyentuh *off* dan bahkan minus. Kayanya aku emang bukan tipe orang yang bisa bekerja di lingkungan yg tantangannya setengah² ato lingkungan yang *ritme* kerja ga boleh diatur sendiri sama karyawannya. Alhasil coding pun tak kunjung selesai. Dan aku pun jenuh *nangisduduk*

Huff… Gosh. God, please help me to start my day with something new You put in my life *praying*.

Some changes i want in my life rite now :

  1. nyelesaiin online shop ku yang tak kunjung dimulai deploymentnya. Gile, itu stok barang udah banyak banget di kamar. So crowded banget kamarku sama stok barang² jualan *fiuuhh*
  2. reading some books that will refresh my mind.
  3. blogging more continous. Rasanya hasrat nulisnya udah ga bisa dipendam lagi. Cobaaaa aku bisa retire from my job trus end up with writing and creative jobs [some scrapbooking, parchment, and writing will be GREAT !] *tapi mo idup pake paan coba kalo gitu, blom punya pemasukan pasti saben bulan kalo i am resigning and starting creative jobs]. Hihihihi..
  4. taking a long long long refreshing holiday. Kemana kek yang bener² bisa refresh my mind. Some get-aways where i wont think about my job and just enjoying my life.

Read the rest of this entry »

Waktumu Terkadang Bukan WaktuNya

Posted in The Essence of Life | No Comments »

Kisah 3 pohon
Wonderful story

Memang benar kita semua punya mimpi-mimpi yang hancur dan Allah tetap berdiri di atas mimpi-mimpi kita yang hancur karena Dia memiliki mimpi yang lebih baik, lebih tinggi, lebih agung bagi kita…

Alkisah, ada tiga pohon di dalam hutan. Suatu hari, ketiganya saling menceritakan mengenai harapan dan impian mereka.

Pohon pertama berkata: “Kelak aku ingin menjadi peti harta karun. Aku akan diisi emas, perak dan berbagai batu permata dan semua orang akan mengagumi keindahannya” .

Kemudian pohon kedua berkata: “Suatu hari kelak aku akan menjadi sebuah kapal yang besar. Aku akan mengangkut raja-raja dan berlayar ke ujung dunia. Aku akan menjadi kapal yang kuat dan setiap orang merasa aman berada dekat denganku”.

Lalu giliran pohon ketiga yang menyampaikan impiannya: “Aku ingin tumbuh menjadi pohon yang tertinggi di hutan di puncak bukit. Orang-orang akan memandangku dan berpikir betapa aku begitu dekat untuk menggapai surga dan TUHAN. Aku akan menjadi pohon terbesar sepanjang masa dan orang-orang akan mengingatku”.

Setelah beberapa tahun berdoa agar impian terkabul, sekelompok penebang pohon datang dan menebang ketiga pohon itu…

Pohon pertama dibawa ke tukang kayu. Ia sangat senang sebab ia tahu bahwa ia akan dibuat menjadi peti harta karun.
Tetapi…doanya tidak menjadi kenyataan karena tukang kayu membuatnya menjadi kotak tempat menaruh makanan ternak. Ia hanya diletakkan di kandang dan setiap hari diisi dengan jerami.

Pohon kedua dibawa ke galangan kapal. Ia berpikir bahwa doanya menjadi kenyataan. Tetapi… ia dipotong-potong dan dibuat menjadi sebuah perahu nelayan yang sangat kecil. Impiannya menjadi kapal besar untuk mengangkut raja-raja telah berakhir.

Pohon ketiga dipotong menjadi potongan-potongan kayu besar dan dibiarkan teronggok dalam gelap.

Tahun demi tahun berganti…, dan ketiga pohon itu telah melupakan impiannya masing-masing.

Kemudian suatu hari…
Sepasang suami istri tiba di kandang.
Sang istri melahirkan dan meletakkan bayinya di kotak tempat makanan ternak yang dibuat dari pohon pertama.
Orang-orang datang dan menyembah bayi itu.
Akhirnya pohon pertama sadar bahwa di dalamnya telah diletakkan harta terbesar sepanjang masa.

Bertahun-tahun kemudian…
Sekelompok laki-laki naik ke atas perahu nelayan yang dibuat dari pohon kedua. Di tengah danau, badai besar datang dan pohon kedua berfikir bahwa ia tidak cukup kuat untuk melindungi orang-orang di dalamnya. Tetapi salah seorang laki-laki itu berdiri dan berkata kepada badai:
“Diam!!!” Tenanglah”. Dan badai itupun berhenti.
Ketika itu tahulah bahwa ia telah mengangkut Raja di atas segala raja.

Akhirnya…
Seseorang datang dan mengambil pohon ketiga.
Ia dipikul sepanjang jalan sementara orang-orang mengejek lelaki yang memikulnya. Laki-laki itu kemudian dipakukan di kayu ini dan mati di puncak bukit. Akhirnya pohon ketiga sadar bahwa ia demikian dekat dengan TUHAN, karena YESUSlah yang disalibkan padanya…

Ketika keadaan tidak seperti yang engkau inginkan,

ketahuilah bahwa Tuhan memiliki rencana untukmu. Jika engkau percaya pada-Nya, ia akan memberimu berkat-berkat besar.

Ketiga pohon mendapatkan apa yang mereka inginkan, tetapi tidak dengan cara yang seperti mereka bayangkan.
Begitu juga dengan kita,

kita tidak selalu tahu apa rencana Tuhan bagi kita. Kita hanya tahu bahwa jalan-Nya bukanlah jalan kita, tetapi jalan-Nya adalah yang terbaik bagi kita, selamanya…

Bahwa Dia punya yang terbaik bagiku

Posted in The Essence of Life | No Comments »

Try to keep myself awake, buat bangunin orang di subuh gini. Akhirnya berakhir dengaaann.. baca² email dari temen². Some of it just for fun. More of it, are pictures. And a few is.. motivational. Cerita di bawah ini ngingetin aku tentang banyak hal. Seakan menyadarkan kembali. I’ve said something like this story ke temenku di taon lalu. And now, Dia mengingatkanku kembali.

Bahwa hidup kita, adalah milikNya. Dan Dia sediakan yg terbaik buat kita. Tinggal nunggu aja, apakah kita mau ga sih give up hal² ga penting dalam hidup kita, supaya kita dimurnikan. Dan bole menerima yg lebi baek yg Tuhan sediain buat kita.

Happy reading..

“Mom, pliiiis.. beliin donk,” kata seorang anak kecil kepada ibunya saat melihat gelang mutiara di stand aksesori. Ibunya bertanya kepada wanita yang menjaga toko berapa harga gelang imitasi yang lucu itu. “Duapuluh ribu bu, import dari Korea,” sahutnya. Sang ibu berpaling lagi kepadasi kecil manis yang sedang memandangnya dengan penuh harapan. “Ok sayang, minggu depan kan birthday kamu. Kalau kamu jadi anak yang baik, taat dan cepat bobo malam, nanti Mama beliin ya.” Beberapa hari kemudian, pada hari ulang tahunnya yang ke-enam, dia dapat kado yang dinanti-nantikan itu, gelang mutiara! Dia sangat suka pada gelangnya itu. Dia memakainya dimana-mana, di Gereja, di sekolah, bahkan di tempat tidurnya juga. Hanya pada saat dia sedang bermain baru dia melepas gelangnya itu. Mamanya bilang jika kena keringat gelangnya bisa berganti warna. Dia mempunyai ayah yang baik sekali. Setiap malam sebelum si kecil tidur, pasti ayahnya datang ke kamarnya dan membacakan buku cerita untuknya. Suatu malam setelah selesai satu cerita, Ayahnya bertanya, “Nak, sayang nggak sama Daddy?”. “Oh tentu saja, aku sayang Daddy”. “Kalau begitu berikan kepada Daddy gelang mutiara kamu ya”. “Hmm… jangan gelang saya Dad”, kata si kecil sambil tersenyum, “tapi kalau Daddy mau, bisa ambil boneka saya yang bisa nyanyi itu”. “Ngga apa-apa, nak,” kata sang ayah, “Daddy sayang kamu. Goodnight”. Kemudian dia mencium anaknya. Seminggu kemudian, setelah membaca buku cerita, dia bertanya lagi kepada si kecil, “Nak, sayang ngga sama Daddy?”. “Oh tentu saja, aku sayang Daddy” “Kalau begitu berikan kepada Daddy gelang mutiara kamu ya”. “Hmm… jangan gelang saya Dad”, kata si kecil sambil tersenyum, “ambil saja boneka Barbie kesukaan saya Dad”. “Ngga apa-apa, sayangku,”kata ayahnya, “tidur baik-baik ya. Tuhan sayang kamu dan Daddy juga”. Dan seperti biasa dia mencium anaknya. Suatu malam, pada saat ayahnya masuk kamar, dia menemukan si kecil sedang duduk di tempat tidur dan sepertinya sedang menangis. “Ada apa sayang?” tanyanya kepada anak tercinta yang tidak mengatakan apa-apa tetapi langsung mengulurkan tangan kepada ayahnya. Saat membuka tangannya itu, ternyata dia sedang memegang gelang kesayangannya. “Daddy, ini untuk Daddy” Airmatanya berlinang, sang ayah menerima gelang murahan itu dengan satu tangan dan dengan tangan yang lain Ayahnya mengambil sebuah kotak kecil dari sakunya yang berisi gelang mutiara yang asli dan memberikannya kepada si kecil !!! Ternyata selama ini sang ayah sudah menyimpannya. Dia hanya menunggu saat si kecil sudah rela menyerahkan gelang mutiara aksesori yg palsu itu supaya dia bisa memberikan gelang mutiara yang asli.

Sama juga dengan Allah Bapa kita. Dia menunggu saat kita rela menyerahkan kepada-Nya apapun yang murahan dan tak berguna di dalam hidup kita supaya Dia bisa memberikan harta yang benar-benar indah dan berharga! Tuhan sungguh baik, bukan? Apakah anda masih berpegang erat pada sesuatu yang jelas Tuhan ingin anda lepaskan ? Mungkinkah kamu masih berpegang pada sesuatu yang tidak benar, kebiasaan-kebiasaan buruk atau cara hidup yang jauh dari Tuhan dan amat sangat susah meninggalkannya? Memang apa yang ada di dalam tangan Tuhan kamu tidak mengetahui, namun percayalah…. DIA tak akan pernah mengambil apapun daripadamu tanpa menggantikannya dengan sesuatu yang jauh lebih indah dan berharga.

Quoting what i texted to my friend last year :

God will never leave u empty, He will replace everything u lost ! If He ask u to put something down, its becouse He wants u to pick up something great.